Kisah Anak Yang Menuliskan 10 Hal Tentang Ibu, Membuat Milyaran Orang Menangis
Baca Juga
Ibu adalah seseorang yang sangat mulia dan sangat berperan penting dalam kehidupan kita, kasih ibu begitu tulus abadi tanpa pernah memikirkan pamrih atau balasan kepada anak anaknya.
Tidak peduli seperti apakah anak anaknya, seseorang ibu pasti akan melakukan pengorbanan untuk bisa melakukan yang terbaik untuk anak anaknya.
Pengorbanan seorang ibu tidak bisa di ukur dengan harta materi dan pengorbanan ibu tidak bisa dibeli atau dibayar dengan apapun.
Yang diharapkan seorang ibu adalah ingin melihat anaknya tumbuh dewasa dan hidup dengan berkecukupan dan bahagia.
Dibawah ini ada kisah seorang anak lelaki yang menuliskan tentang ibunya dan tulisan ini telah membuat milyaran orang menanggis.
* Saat hari hari penuh penderitaan berlalu, ibu malah sudah tua. Ketika hari hari dimulai, ibu sudah pergi. Inilah takdir seorang ibu yang menyedihkan, saat ibu masih hidup, kita malah bepergian jauh dan ketika kita kembali ibu sudah tiada, inilah anak yang tidak berbakti.
* Saat ibu melahirkan, tali pusat darah dan daging kita dipotong, saat ibu pergi perasaan kita lah yang ditoreh toreh.
* Walaupun yang diberikan sudah banyak, dia tetap merasa masih harus memberikan lebih banyak lagi. Tapi seorang anak yang baru memberi sedikit, sudah merasa sangat bangga.
* Saat ibu sudah tua kita malah merasa terbebani, tapi saat ibu sudah tiada kita malah merasa kehilangan. Tidak ada lagi yang mengingatkan ketika kita lupa melakukan sesuatu dan tidak ada lagi yang mengingatkan saat kita melakukan kesalahan.
* Saat ibu masih ada kita tidak memanfaatkan waktu dan kesempatan, saat ibu sudah tiada kita malah menyesal.
* Saat ibu masih ada, rumah selalu ramai dan hangat, tapi saat ibu sudah tiada hanya kesepian dan kenangan saja yang tersisa.
* Saat kecil kita bersandar pada lutut ibu untuk belajar berdiri dan berjalan, setelah besar kita bersandar pada bahunya untuk belajar kuat dan tegar. Saat meninggalkan rumah kita bersandar pada doanya agar bisa melewati badai kehidupan, saat kembali kerumah senyumannya membuat kita bisa melupakan semua kesulitan yang sudah kita lewati.
* Ibu adalah duniaku, setelah ibu pergi duniakupun berubah. Langit tak lagi biru, angin berubah menjadi badai, laut pun bergelora. Tidak ada lagi kasihnya yang menaungi hari hariku
* Setelah ibu pergi, semua perasaan seakan menghilang dari hatiku. Kebahagiaan sudah tidak terasa menyenangkan, bahkan kesedihan pun sudah tidak terasa pahit lagi. Hati ini terasa membeku tanpa kehangatan cintanya.
* Ibu melahirkanku dengan keringat bercucuran, membesarkanku dengan sepenuh cinta, tapi setelah dewasa aku malah membuatnya menaggis berlinang air mata.
Diatas adalah kalimat kalimat yang sangat menyentuh sekali tentang seorang ibu, mungkin kalimat diatas bisa membuat semua pembaca bisa mengambil makna makna nya.

Tidak ada komentar